Cara dan Biaya Balik Nama Mobil - Esahwa.com

Blog Siti Esah

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Monday, November 4, 2019

Cara dan Biaya Balik Nama Mobil

Biaya Balik Nama Mobil

Untuk mengurai kemacetan di Jakarta pemerintah DKI Jakarta membuat peraturan jam ganjil genap dibeberapa ruas jalan protokol, pemiliki mobil harus mematuhui kebijakan dan aturan tersebut. Selain itu ada juga kewajiban pemilik mobil lainnya seperti membayar pajak kendaraan setiap tahunnya.

Bagi pemilik kendaraan bermotor baik itu mobil atau motor, setiap tahunnya harus membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), untuk membayarnya nama yang tertera di surat kendaraan bermotor haruslah sesuai dengan KTP pembayar pajak.

Lalu bagaimana jika kamu membeli mobil bekas, ada du acara yang bisa kamu lakukan. Bisa dengan cara meminjam KTP pemilik pertama kendaraan atau dengan cara kedua yaitu dengan cara balik nama mobil terlebih dahulu.

Cara dan biaya balik nama mobil juga sangat mudah, untuk melakukan balik nama mobil kamu harus menyiapkan beberapa syarat, antara lain :

1.    KTP pemilik kendaraan baru yang asli dan fotocopy
2.    STNK asli dan fotocopy
3.    BPKB asli dan fotocopy
4.    Kuitansi pembelian kendaraan yang ditangani oleh penjual dan pembeli di atas materai 6.000

Untuk syarat dan balik nama mobil tidak membutuhkan KTP pemilik kendaraan sebelumnya, karena sudah ada kuitansi pembelian kendaraan sebagai bukti bahwa kita menjadi pemilik mobil yang sah. Apabila semua syarat dan dokumen di atas sudah terpenuhi, maka langkah selanjutnya adalah datang ke kantor Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) dengan membawa beberapa dokumen yang sudah dipersiapkan.
Bagamiana Cara Balik Nama Kepemilikan Mobil, berikut penjelasan di bawah ini:

1.    Datang Ke Kantor Samsat dengan membawa dokumen persyaratan.
2.    Proses selanjutnya adalah melakukan cek fisik kendaraan untuk melihat nomor rangka mesin apakah sesuai dengan yang tertera pada BPKB atau bukan.
3.    Setelah cek fisik kendaraan, maka langkah selanjutnya adalah mengisi formulir balik nama yang didapat dari loket pendaftaran.
4.    Isi semua formulir dengan benar, lalu serahkan ke petugas. Setelah itu, kita akan mendapatkan tanda terima bahwa berkas sedang dalam proses.
5.    Langkah selanjutnya tingal menunggu sesuai waktu yang ditentukan.
6.    Apabila sudah selesai, maka langkah selanjutnya adalah membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta biaya balik nama mobil.
7.    Kemudian kita tinggal menunggu sampai proses balik nama selesai dan nantinya kita akan mendapatkan STNK sesuai nama kita.
8.    Jangan lupa mengecek nama yang tertera pada STNK untuk menghindari salah ketik.
Ketika mengurus balik nama mobil tentu ada biaya yang harus dikeluarkan. Semua biaya mengurus surat balik nama akan ditanggung oleh pemilik barutergantung harga mobil yang dibeli. Berikut komponen biaya yang harus dipenuhi:

1.    BBN-KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor)
Biaya balik nama mobil di setiap daerah tentu berbeda. Di Jakarta sendiri, biaya yang harus dibebankan kepada pemilik mobil second sebesar 1% dari harga beli mobil.

2.    Penerbitan STNK, TNKB, BPKB, dan Surat Mutasi
Berdasarkan PP No.60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif PNBP Polri. Jumlah semua biaya penerbitan ini sekitar Rp 925.000, Sudah termasuk penerbitan STNK Rp 200.000, TNKB Rp 100.000, BPKB Rp 375.000 dan surat mutasi Rp 250.000.

3.    SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan)
Biaya ini merupakan kebijakan dari pemerintah di Indonesia. SWDKLLJ yang perlu dibayar cukup terjangkau yaitu Rp 143.000 saja untuk kendaraan non-angkutan umum. Anda juga akan dikenakan biaya pendaftaran sekitar Rp 75.000 - Rp 100.000.

No comments:

Post a Comment